Puisi

All posts in the Puisi category

Puisi-Puisi Kita

Published August 15, 2011 by Momo Morteza

Saat Berhadapan dengan Keagungan Cinta

‘Aisyah, saat kita berhadapan dengan keagungan cinta
Kita tak bisa mempercayai mata kita sepenuhnya
Sebab kadang ia mengirim kerancuan karena kelemahannya
Seperti kerancuan saat kita menatap semesta
Matahari kah yang mengitari bumi atau sebaliknya?

posted by Sadewa @ 2:19 PM   0 Comments   

Wahai Pencari Cinta,

Jalan mana yang Kau pilih?
Samakah dengan jalan yang dipilihnya?

Ingatlah bahwa ia wanita,
Mungkin langkahnya pendek-pendek…

Jika terlalu jauh Kau melangkah,…
Nantilah ia jika jalannya sama
Jika tidak,
Selalu ada jalan untuk kembali

Jangan biarkan ia tersesat…
Jika Engkau tak mau merugi

November 27, 2007 12:07 PM

Sadewa berkata…

Wahai Sang Bijak,
Aku percaya bahwa Tuhan akan memudahkan jalan sesuai takdir-Nya
Dan aku juga percaya
Ruh mampu mengenali siapa pasangannya

November 29, 20072:57 PM

PARADOKS CINTA DAN RUANG HAMPA

 Dalam sebuah diskusi hati,
Ada tanya bergema
Apakah cinta sedang berbicara di ruang hampa?
Tanpa kata, tanpa suara
Bila iya,
Maka aku sedang bertatap muka
Dengan paradoks ruang hampa yang berisi cinta
Mungkin, tak perlu lagi pena, kata, suara atau tatapan mata
Tuk ungkapkan rasasuatu sore,
 
sepanjang jalan gerlong girang1 November 2008

VISI DAN ASYMTOT ABADI

Published August 15, 2011 by Momo Morteza

Semenjak Aku difinisikan fungsi

Fungsiku bukan fungsi rasional pecah namun fungsi polinomial

Tak ingin Kudapatkan satu  titik discontinue sekalipun

Hingga memungkinkan terbentuknya sebuah asymtot

Apalagi yang abadi,…

 

Aku berharap fungsi tersebut continue 

Di sepanjang interval dalam bidang kartesius

Hingga dapat ditemukan titik kekonvergenannya

Bila perlu dengan derajat kekonvergenan yang paling tinggi

 

Mari kita berbicara tentang visi pendifinisian fungsi

Agar tak terbentuk asymtot abadi yang jauh dari ridho Illahi.

 

Tuhan sudah menyediakan titik-titik kekonvergenan itu

Kitalah yang seharusnya berikhtiar maksimal

untuk menemukan pasangan-pasangan terurut itu

Dan atas redhaNya berusaha untuk menentukan nilai fungsinya

 

Untuk apa nilai fungsi itu pada akhirnya?

Untuk

Untuk meraih ridha-Nya jua

Karena kita dicipta memang untuk memujaNya

Mengabdi padaNya, meraih Cinya-Nya

 

 

Hingga setiap langkahku

Hanya untuk itu jua.

Tidak lebih, tidak kurang

 

Mengingat Momen-Momen Ketika Kita Mulai Bersepakat

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.