Pengukuhan Guru Besar UPI (2)


Seperti janji saya sebelumnya, pada postingan kali ini saya akan mengulas pidato pengukuhan guru besar dari Prof. Jozua Sabandar, P.hD dengan judul “Pembelajaran Matematika Sekolah dan Permasalahan Ketuntasan Belajar Matematika” . seperti umum diketahui bahwa matematika bukanlah pelajaran yang mudah untuk dipelajari sesuai dengan karakteristiknya yang merupakan sebuah kajian abstrak, tentulah pencapaian ketuntasa belajar sangat penting untuk dicermati. Ketuntasan belajar seringkali dipakai sebagai suatu media (indicator) atau instrument untuk menyatakan apakah sekelompok orang atau individu telah berhasil dalam proses belajar. Berkaitan pembelajaran matematika di sekolah, selain penguasaan materi matematika, terdapat lima kemampuanyang harus dikuasi siswa yaitu, kemampuan penalaran, koneksi, komunikasi, pemecahan masalah dan kemampuan representasi matematika yang dikutip dari NCTM tahun 2000.

Kenyataan di lapangan menunjukkan, dari data rata-rata hasil UN dari tahun ke tahun bahwa secara umum hasil belajar matematika diberbagai jenjang pendidikan masih sangat memprihatinkan. Dilain pihak, suatu kajian metaanalisis mengatakan bahwa ketuntasan dalam berbagai aspek kemampuan dalam pendidikan matematika masih belum tercapai secara merata. Dilain pihak, beberapa penelitian terkait juga mengungkapkan bahwa salah satu factor yang berpengaruh pada ketuntasa belajar adalah tingkat kemampuan awal siswa. Untuk mengatasi ini, sebaiknya dilakukan pembenahan pada proses pembelajaran dengan menerapkan penemuan-penemuan dalam penelitian untuk meningkatkan kualitas hasil belajar.

Berkaitan dengan peningkatan kemampuan awal dan penerapan hasil penelitian, hendaknya belajar dipandang tidak hanya sebagai suatu kegiatan untuk tercapainya kemampuan berpikir namun juga menjadi kegiatan untuk memperoleh banyak kemampuan khusus yang dapat dimanfaatkan untuk berpikir berbagai hal.

Agar ketuntasan belajar dapat dicapai perlu diperhatikan beberapa hal yaitu; individu dan guru harus bekerja keras serta lingkungan belajar yang kondusif sehingga memberikan kesmpatan pada individu untuk belajar bertumbuh. Sesuai dengan karakteristik matematika, beberapa tantangan dalam belajar matematika adakah sesuatu yang tidak segera dapat diselesaikan secara langsungoleh karena itu perlu bantuan dari guru atau dosen dalam bentuk kerja sama yang baik. Pada prinsipnya suatu masalah dalam matematika dapat diselesaikan dengan bermacam cara atau strategi, jika telah diperoleh satu solusi kemudian seseorang berhenti maka itu berarti secara tidak sadar ia menghambat ketuntasan belajar. Karena ditemukannya jawaban akhir bukanlah ketuntasan dari belajar matematika itu sendiri, melainkan dengan mencari alternative lain, kemudian dapat menyimpulkan untuk menggunakan strategi yang terbaik secara efektif dan efisien.

Dalam dunia pendidikan tinggi, dilihat dari kacamata ketuntasan diperlukan adanya elaborasi ataupun subtitusi terhapad apa yang dilakaukan dalam penelitian thesis dan disertasiyang dimaksudakna untuk memperluas generalisasi dari temuan. Pencapaian ketuntasan ini pun perlu diupayakan dan dikembangkan lewat publikasi dan sosialisasi dari hasil atau temuan penelitian untuk thesis dan disertasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s