REFLEKSI EPISODE DERMAGA I


sailing
Sailing The Desert digital artwork by Inga Nielsen – Abstract/Surreal digitalart.org

Rute pertama sudah tiba di penghujungnya, rupanya banyak kejadian yang membawa saya kembali melihat dan menerawang antarahulu dan hilir, dimana semua berawal dan nantinya akan bermuara. Selama berlayar, perahu menepi di beberapa persinggahan. Tempat-tempat tersebut meninggalkan kesan yang mendalam hingga tersirat dan samar dapat kau kenali hulu dan mungkin kelak hilir. Di setiap persinggahan ada tawa dan air mata.

Jalur pelayaran yang dipilih pun menjadi pilihan yang membuat kepalaku pening,…..

Akankah dipilih jalur dengan ombak-ombak besar yang menantang atau justru memilih melewati sungai-sungai kecil yang hening…. Mungkin semua bergantung pada muara mana yang ingin dituju…

Sesungguhnya muara manakah yang akan dipilih?

Pelayaran ini penuh pengorbanan,… meninggalkan orang-orang yang dicintai, dan segala yang pernah kau miliki di daratan….

Mengapa? Mengapa hendak kau berlayar?

Mengapa tidak memilih menikmati kopi atau teh di beranda sambil santai dan mengangkat kaki?

Bukankah ini bukan kapal pesiar? Hei! Ini perahu layar! Kau harus kembangkan layar, menarik sauh, membaca bintang dan menerjang ombak untuk tiba di muara…. Lewati banyak dermaga…..

Aku jadi mual, …… ingin muntah….

Bukan!.. ini bukan mabuk laut…

Ombak begitu tenang… justru ombak tenang itu rupanya membuatku pening dan pusing….

Tenang sajalah….. di dermaga ini ada banyak tempat untuk disinggahi…. Nikmati saja…untuk mengobati pusing dan peningmu itu!

Riuh rendah itu…. Andai saja aku bisa……..

Atau bisakah aku?……………………

Tuhan,… aku bermohon kepada Mu kiranya sudi membimbing hamba untuk dapat berlayar hingga temukan muaranya…………

Tapi aku pun bingung,… apakah kita berlayar dalam satu perahu layar yang sama ataukan kita berlayar dengan perahu-perahu layar kecil masing-masing? …………….

Siapa peduli?……………………..

Bandung, januari 2013

One thought on “REFLEKSI EPISODE DERMAGA I

  1. ” Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya)
    dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kemalangan,
    maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan ”
    ( QS Al-Nahl: 53 ).

    ————————————————————————–

    Selamat Ulang Tahun 3 Juni 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s