Mungkin ini hanya basa-basi, bukan inflasi


 

tahu susu
Gambar saya peroleh dari: https://fitriper19.wordpress.com/2014/03/18/tahu-susu-khas-kuningan-2/

Ada yang tahu apa arti kata “basa-basi”? ternyata artinya itu adalah: adat sopan satun; (2)  tata krama pergaulan; dan (3) ungkapan yang digunakan hanya untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi. Itu kata KBBI lhoooo bukan kata saya.

 

Eh tapi sebenarnya untuk apa sih hari gini kok iseng sekali membahas kata “basa-basi”. Nah, saya ceritakan dulu deh asal-usulnya ya. Hari minggu kemarin, saya membeli tahu susu kesukaan kami, yang lokasinya kebetulan tidak seberapa jauh dari rumah. Saya memberi 30 biji tahu susu yang rasanya sudah terkenal makyus itu. Setibanya di rumah, tahu digoreng kemudian disajikan hangat-hangat di piring melamin berbentuk daun pisang. Pas, mau makan, eh kami baru sadar ternyata ukuran dari tahu-tahu itu sepertinya menyusut, lebih kecil dari biasanya. Ho..ho…ho… sekadar informasi saja, bahwa harga tahu tersebut tidak naik lhooo.

Tidak berselang lama, kejadian yang serupa tapi tak sama rupanya menimpa anak perempuan kami. Sepulang dari mengantar bekam Uti-nya, dia membeli beberapa bungkus permen kenyal yang asupannya sangat saya batasi. Sewaktu iya membuka satu bungkus kecil, yang berisi beberapa permen, ia komplain mengapa permennya isinya lebih sedikit dari biasanya. Sekadar informasi lagi, harga permen itu masih sama lhooo…

Berdasarkan dua kejadian tersebut, saya menduga bahwa saat ini memang tidak berlangsung inflasi di negara ini, yang ada mungkin hanya  basa-basi saja, tapi basa-basi yang bukan sekadar ungkapan melainkan perbuatan sebagai sebuah hasil kreasi yang kreatif untuk menghindari kata “inflasi”.

Rupanya masyarakat kita masih cukup santun kok, dalam menyikapi banyak hal, yang sebenarnya sungguh tidak logis, yang terjadi di negeri ini. Eh, baru saja selesai menulis ini, dapat laporan dari Uti, kalau ternyata harga telur ayam rupanya baru saja berubah. Kata ibu saya sih, mungkin karena banyak orang mau pergi haji, tetiba saya ingin tertawa mendengarnya… ha..ha..ha….  Tapi beliau bersikukuh itu disebabkan banyak orang membutuhkan telur untuk selamatan walimatussafar, yang ini justru tanpa basa-basi, yang penting tidak satupun dari kami menyebut kata “inflasi”.

 

Advertisements

2 thoughts on “Mungkin ini hanya basa-basi, bukan inflasi

  1. Assalamualaikum.
    Ibu, Mohon maaf mengganggu. Perkenalkan, saya Dian Mustika Anggraini, mahasiswa pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

    Ibu, sekarang saya sedang penulisan tugas akhir dan saya mengembangkan alat peraga matematika berupa media permainan tangram. Ketika saya mencari rujukan instrumen validasi alat peraga, saya menemukan tulisannya Ibu Farida skala likert instrumen alat peraga dari buku pedoman karya sumardyono. Apakah ibu mempunyai buku lengkapnya tentang itu bu atau ada alamat website yang bisa saya kunjungi? untuk saya jadikan dasar dalam tesis saya. Karena saya bingung, mencari dimana-mana tidak menemukan buku full teks tentang alat peraga matematika. Semoga bantuan dari Ibu diganti yang lebih-lebih oleh ALLAH.

    terimakasih banyak bu. mohon maaf telah mengganggu.
    wassalamualaikum.

  2. Alaikumsalam, Dear Dian, Tangram merupakan salah satu alat peraga (manpulatives) yang sudah banyak digunakan dalam pembelajaran matematika, menurut hemat saya, tidak perlu divalidasi lagi. Yang perlu dicermati adalah bagaimana penggunaan tangram dalam pembelajaran matematika-nya, maksudnya diintegrasikan dengan RPP, apakah akan digunakan untuk tujuan drill, penyampaikan konsep, problem solving, atau problem based learning, dan lainnya. nah untuk keperluan ini ada dalam artikel yang saya kirimkan melalui email Dian.
    Untuk skala likert dari Pak Sumardiyono, kebetulan bentuknya bukan sebuah buku melainkan hanya sebatas makalah saja, dan karea sudah sangat lama, saya belum bisa mencarinya (saya sudah pindah rumah beberapa kali).

    Semoga artikel jurnal-jurnal terbaru ini bisa menjadi bahan tulisan saudara Dian. Gook Luck!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s